Rabu, 10 Maret 2010

AL kisah celana panjang dan kain sarung

Disebuah desa ada sepasang kekasih. Si gadis sedih, sebab setiap
kali kekasihnya datang ke rumahnya, kekasihnya itu selalu hanya
memakai kain sarung, maklumlah di desa. Akhirnya gadis itupun menceritakan
kesedihannya, "Abang, kalau datang kerumah, jangan pakai sarung
la....., malulah dengan keluarga".

Akhirnya si kekasih menyanggupinya untuk memakai celana panjang: " Ok esok
abang beli kain untuk buat celana panjang." Sesudah membeli kain,
pemuda itu pergi ke tukang jahit untuk menjahitkan bahan celananya.

Pada hari yang dijanjikan, pemuda itu kembali ke tukang jahit untuk
mengambil celana yang sudah siap. Kata tukang jahit; "encik...,
celananya sudah siap. Masih ada sisa bahan 1/2 meter lagi. Bolehlah bawak
balik"

Pemuda itu gembira, jadi juga celana panjangnya, fikirnya. Dia balik ke rumah dan
petang harinya terus menuju kerumah si kekasih untuk menunjukkan
celana panjang barunya. Dia memakai celana itu. Tapi kerana kebiasaan, dia
tetap juga memakai kain sarungnya. Maksudnya celana di dalam dan di
luar kain sarung. Ditengah perjalanan, si pemuda sakit perut.
Kerana tidak tahan,akhirnya dia ke buang air. Segera setelah
selesai buang hajat, dia terburu-buru memakai kain sarungnya , dan
lupa memakai celana panjang barunya.

Ketika sampai dirumah sang kekasih, si gadis berkata; "Laa banggg
mengapa masih pakai kain sarung, katanya nak pakai celana panjang....tapi
masih pakai kain jugak"

Dengan bangga si pemuda mengangkat kain sarungnya sambil berkata;
"Nih.. tengoklaaa, kan abang pakai celana baru abang".
Seketika itu si gadis menjerit ; "Ihhhhhhhhh...bangg, panjang
nyeeeeee..."

Dengan tersenyum bangga si pemuda menjawab;
"Memanglah ...panjang. Dirumah masih ada 1/2 meter lagi"...huhuuhuhu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar